Jakarta akan mengaktifkan kembali pembatasan sosial yang meluas mulai Senin setelah gubernur kota memperingatkan sistem rumah sakit di ambang kehancuran dan bahwa ibu kota Indonesia sedang menghadapi darurat COVID-19.

 

Anies Baswedan membuat pengumuman pada Rabu malam, mendesak 11 juta warga Jakarta untuk tinggal di rumah dan jangan meninggalkan Jakarta kecuali jika sangat diperlukan.

 

 

Infeksi virus Corona telah melonjak selama berminggu-minggu dengan dokter di 67 rumah sakit rujukan COVID di kota itu memperingatkan hampir dua minggu yang lalu bahwa mereka hampir mencapai kapasitas dan sudah menolak pasien karena kekurangan tempat tidur.

 

Jika tidak ada rem darurat pada 17 September, bangsal isolasi Jakarta akan penuh. Untuk ICU, situasinya tidak jauh lebih baik. Kami memiliki 528 tempat tidur. Jika tren terus berlanjut dan bahkan jika kami meningkatkannya menjadi 636 tempat tidur, mereka akan terisi pada 25 September, kata Baswedan dalam konferensi pers yang disiarkan langsung.

 

“Bahkan jika kami meningkatkan kapasitas tempat tidur, jumlah kasus aktif meningkat melebihi kapasitas. Angka kematian, okupansi bangsal isolasi, okupansi ICU semuanya menunjukkan bahwa wabah di Jakarta dalam keadaan darurat.

 

 

Jakarta tidak punya banyak pilihan selain menarik rem darurat secepat mungkin. Bpk. Baswedan mengatakan pemerintah kota berharap dapat meningkatkan kapasitas tempat tidur rumah sakit sebesar 20 persen tetapi memperingatkan juga harus memastikan ada cukup dokter, perawat, peralatan, dan obat-obatan agar sesuai dengan kapasitas ekstra, jika tidak, tempat tidur itu juga akan cepat penuh. pada minggu kedua bulan Oktober.

 

Dalam siaran pers yang dikeluarkan setelah pengumuman tersebut, pemerintah mengatakan bahwa kapasitas rumah sakit telah melebihi batas aman dan diharapkan dapat mencapai kapasitas maksimal pada 17 September 2020. Setelah itu fasilitas kesehatan Jakarta akan runtuh.

 

Mulai Senin, semua pekerja non-esensial di ibu kota yang luas akan diminta untuk bekerja dari rumah, semua taman dan tempat hiburan akan ditutup, sementara restoran dan kafe akan diizinkan beroperasi hanya untuk makan dibawa pulang. Semua masjid besar juga akan ditutup, dan di lingkungan yang kasusnya tinggi, masjid lokal juga akan ditutup.

 

Izinkan saya menasihati Anda bahwa Anda harus melakukan segalanya dari rumah. Pertemuan massal tidak diperbolehkan. Kerumunan tidak diizinkan, kata Baswedan. Reuni, acara keluarga tolong tunda ini. Risiko infeksi terlalu tinggi. Kondisinya darurat bahkan lebih buruk daripada di awal pandemi.

 

Pengumuman itu datang sehari setelah beban kasus COVID-19 Indonesia melewati 200.000 dan Jakarta sekarang menyumbang sekitar sepertiga dari kasus harian baru di seluruh negeri berpenduduk 270 juta orang.

 

Jakarta secara resmi telah melaporkan 1.347 kematian akibat COVID-19 dari jumlah kematian nasional 8.336, tetapi Baswedan mengatakan telah terjadi peningkatan jumlah kemungkinan kasus kematian COVID di mana orang tersebut telah meninggal sebelum mereka dapat diuji.

 

Sebuah penilaian risiko baru yang dirilis Rabu pagi oleh para peneliti dari Universitas Teknologi Nanyang Singapura memperingatkan bahwa kota itu akan segera menghadapi situasi di mana sebanyak 22 persen orang yang ditolak dari rumah sakit bisa meninggal.

 

 

Klinik rujukan COVID terbesar di kota itu, Rumah Sakit Persahabatan, pekan lalu melaporkan bahwa mereka sudah melihat angka kematian kasus 22,3 persen dari semua kasus virus corona yang dirawat, hampir satu dari empat pasien.

 

PT Indomedis Jaya Perkasa merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang medis. Kami menyediakan berbagai peralatan medis Isolation Chamber Import dari China dan Perancis berteknologi tinggi untuk rumah sakit dan segmen militer.

 

Alamat: Rukan Sedayu Square Blok E no 23, Cengkareng – Jakarta Barat, Indonesia 11730

Kontak: +62 21 2255 2811.